- 25th April
2013 - 25
- 15th April
2013 - 15
Indonesia itu cerdas, tapi korupsi ..
Beberapa hari di Batam sini, saya bertemu dengan banyak orang yang membuat saya termotivasi. Dari para profesor, deputi, direktur, kabidsos, sampai bawahannya.
Saya ingin berbagi apa yang saya dapatkan dari hasil pembicaraan dengan salah satu dosen yang dihargai di Amerika, tapi disini tidak dihargai oleh negara. Ia bisa jika ia mau menerima tawaran untuk menjadi warga negara Amerika, tetapi ia lebih memilih untuk kembali ke kampung halamannya, kendati disini ia kurang dihargai.
Semua sudah tau dengan kisah B.J. Habibie, yang punya karir cemerlang di Jerman tapi memutuskan untuk kembali, untuk mengabdi pada negara sekalipun pada awalnya dan mungkin sampai saat ini ia kurang dihargai, dianggap gagal, dan sebagainya. Mungkin sama kisahnya dengan dosen tersebut, karena disini ia hanya sebagai staff pengajar di sebuah universitas swasta di Jakarta. Saya tidak akan membagi tentang kisahnya, tapi saya akan membagi tentang pemikirannya.
Beliau sudah sangat lama tinggal di sana, dari kuliah sampai ia memiliki usaha sendiri disana. Tetapi ia memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya. Ia yakin bahwa Indonesia bisa maju. Ia sangat sedih kalau melihat orang dari negaranya seakan merendah diri di depan orang-orang luar negeri. Ia bilang, orang luar negeri sama dengan kita, orang sana, kalau yang males ya males kalau yang rajin ya rajin. Jadi tidak ada hal yang sampai membuat kita harus merasa minder. Orang Indonesia itu cerdas. Saya pun baru tahu kalau ternyata sebenarnya kita mampu mengelola minyak mentah menjadi minyak siap pakai di daerah cepu sana. Tetapi karena birokrasi dan oknum, memonopoli dan menggagalkan pengelolaan itu, hingga sekarang kita mengekspor minyak mentah keluar negeri, dan mengimpor lagi minyak hasil olahan. Lucu kan?
Beliau mengatakan bahwa oknum-oknum itu tidak menyadari kalau akibat dari korupsi itu sangat besar, sampai ke akar-akar lapisan paling bawah. Ibaratnya MLM, yang berbentuk piramid, korupsi di lapisan paling atas dan efeknya akan terus melebar sampai ke bawahnya. Contohnya, jika kita menyogok oknum untuk menjadi PNS. Itu menggeser orang yang seharusnya bisa masuk. Sadarkah akibatnya? Bisa saja ia adalah tulang punggung keluarga, anaknya banyak. Dan kemudian ia menjadi depresi karena tidak mendapatkan pekerjaan, dan akhirnya mencuri, dan kemudian ia dipenjara sehingga keluarganya terbengkalai.
Korupsi itu harus di berantas sampai dengan ke akar-akarnya. Dua contoh tadi hanyalah 2 dari banyak contoh akibat dari korupsi. Dimana orang cerdas terbelenggu, orang baik jadi bisa jadi orang jahat. Jadi, Katakan tidak pada Korupsi!!
- 15th April
2013 - 15
Bukalah matamu, maka lihatlah bahwa bumi itu luas, bahwa ilmu itu luas membentang di semesta ini .Atagraphia
- 10th April
2013 - 10
Pacaran tanpa tujuan nikah itu ibarat sekolah tapi ga lulus .Anonimous
- 4th April
2013 - 04
- 26th March
2013 - 26
ketika muda, perbanyaklah berkarya..
kurangi tidur, agar waktumu lebih bermanfaat..
jangan takut kurang tidur, nanti di dalam kubur kau akan selamanya tidur..Septiawan NH
- 20th March
2013 - 20
Jadilah Konsumen yang CERDAS !Gita Wirjawan
- 14th March
2013 - 14
Kita butuh lengan seseorang, untuk memeluk diri sendiri.(via karizunique)
- 7th February
2013 - 07
- 7th February
2013 - 07
Mentari pagiku
Aku rindu kamu, mentari pagiku
Aku rindu sapuan hangatmu yang membangunkan aku dari mimpi burukku dan menggantinya dengan keceriaan di hariku
Aku rindu kamu sampai-sampai nafasku sesak tercekat udara dingin di musim penghujan
Tak mampu ku tahan hujan yang memaksa membasahi pelipis mataku
Mentari pagiku, aku selalu menanti kala senja, untuk segera terlelap
Dan berharap saat aku bangun nanti, kau ada di sampingku dan membelai hangat diriku yang mulai membeku
Aku rindu kamu, mentari pagiku


